—29—
LAIN ROEЕРА.
Kapada
jang terhormat
Padoeka Kandjeng Toean President Raad van Just tie bersrenta sekalian Lid-Lid die mendjelis pengadilan Raad van Justitie
di
Raad Batavia.
Dengan segala hormat, hamba jang amat renda saorang bangsa Tjina bernama . . . . . . . jang sekarang ada tertoetoep dalam pendjara Gouvernement di Giodok Betawie, soeda di tetapin oleh pengadilan Raad van Justitie, pada tanggal . . . . , boelan . . . . tahon . . . . djam poekoel 9 pagi akan mengadap di hadapan Hakim Raad van Justitie di Betawi, akan di pereksa hal perkaranja . . . . . . . jang telah maninggal doenia, pada tanggal . . . . Mei 189 . . . . die Kebon Tembako tanah Kontrak Asahan Laboean Batoe, Residensi Timor Poelau Pertja.
Maka hamba bermoehoen kapada Hakim Raad van Justitie, jang hamba ini ada saorang njang amat miskin, tiada mampoe membaijar ongkos Advocaat dan Procureur, akan menoeloeng di atas hamba ampoenja perkara kerna hamba ini tiada ada ampoenja familie atau soedara di Betawi akan memberi toeloeng pada hamba saorang, dari itoe maka hamba persoembaken ini sepoetjoek soerat rekest Kapada Hakim Raad van Justitie di Betawie, soepaija di kaboelken satoe Advocaat Prodio, akan menoeloengken die atas hamba ampoenja adanja perkara, njang tersangkoet oleh . . . . . . . adanja.
Jang amat renda hamba
tanda tangan
BATAVIA den . . . . boelan . . . . . . . tahon . . . .